Astaga, Ternyata Ini yang Bikin Anda Sulit Menabung

Astaga, Ternyata Ini yang Bikin Anda Sulit Menabung

Selintas, gambar di atas sama sekali tidak mengesankan sebuah judi online. Tetapi siapa yang menyangka jika aplikasi di atas benar-benar judi dalam bentuk game. Ya, judi sungguhan dengan menggunakan mata uang rupiah. Permainan judi itu disebut judi tembak ikan atau fish hunter. Permainan itu sederhana, pemain cukup melempar jaring dengan cara tap layar pada ikan yang melintas. Jika ikan mati akan mendapat coin dari 10 hingga 1500, nilai setiap 1 coin adalah 25.   Jika tembakan tidak membunuh ikan, maka coin berkurang. Begitu seterusnya hingga lupa waktu.

Judi jenis ini sangat memikat karena “mudah” dimainkan dan kemungkinan menang sangat besar. Tetapi pada level berikutnya, pemain akan sulit menembak ikan karena posisi ikan selalu terhalang oleh binatang laut yang lain.

Nah bayangkan, jika Anda secara iseng memainkan game ini, maka dapat dipastikan Anda akan tergelincir pada licinnya judi yang berbalut game. Bayangkan juga jika hal itu menimpa anak-anak kita.

Uang Tabungan Ludes

Semua orang pasti menginginkan dapat menabung, baik di celengan ayam jago, bank, atau di bawah bantal. Tetapi karena kemudahan dalam mengambil tabungan itu, dalam waktu singkat tabungan sudah ludes, habis terpakai. Pengambilan uang tabungan memang sah karena tabungan itu dibuat memang untuk dipergunakan pada saat yang tepat. Akan tetapi, penggunaan uang tabungan seringkali tidak tepat sasaran. Sehingga uang tabungan melayang justru untuk hal-hal yang tidak perlu.

Faktor yang paling bertanggung jawab menguras isi tabungan adalah judi. Mengapa judi? Karena dalam berjudi, pemain mutlak membayar top-up untuk berjudi. Sementara setiap penjudi pasti kalah, maka uang tabungan yang dijaga dan dipelihara untuk kebutuhan mendatang telah lenyap di telan ikan-ikan judi di akuarium ponsel para pemainnya.

Saat seseorang memelihara mesin judi dirumahnya, dapat dipastikan ia akan kesulitan menabung. Berikut disajikan beberapa alasan.

Tekad yang Menjerumuskan

Biasanya penjudi pemula bertekad bahwa uang yang digunakan berjudi sama sekali tidak menggangu kebutuhan pokok. Uang yang digunakan berjudi umumnya uang yang diperoleh dari bonus atau rezeki nomplok yang tidak terduga. Secara perlahan, penjudi mulai merasakan sensasi kenikmatan dalam bermain, apalagi belum lama ini telah memenangkan uang dalam jumlah besar. Akibatnya, tekad untuk kembali berjudi kembali dikobarkan. Sasaran pertama tentu saja tabungan.

Perkiraan yang Menjebak

Begitulah para bandar judi dalam mengelola judinya. Para bandar akan membuat permainan judi yang terlihat mudah dimainkan dengan kemenangan besar. Ambil contoh permainan judi tembak ikan di atas. Pemain sama sekali tidak menduga bahaya judi tembak ikan game .  Mereka sama sekali tidak menyangka akan terlilit dalam permainan yang sangat berbahaya. Saat menyadari dirinya kalah, sementara pemain sedang dalam kondisi puncak, maka tak segan-segan pemain akan pergi ke ATM untuk kembali bermain. Lagi-lagi uang tabungan disikat.

Anggapan yang Keliru

Para penjudi pemula biasanya akan menyimpulkan, “ini hanya sementara.” Penjudi bertekad akan berhenti bermain dalam tiga hari ke depan. Faktanya, mereka tidak pernah meninggalkan permainan barunya sampai isi tabungan habis dan anak merengek karena keperluan sekolah.

Harapan yang Sumir

Saat penjudi iseng telah memenangkan pertaruhan, penjudi lantas sibuk menghitung jumlah uang yang di dapat dalam kantung seandainya. Penjudi dibuai hayalan seandainya yang memabukkan hingga tekadnya dibulatkan untuk mengambil tabungan lebih banyak demi memenuhi nafsu angan-angan kosong.

Menabung adalah tindakan bijak, tetapi menghabiskan tabungan di meja judi adalah kebodohan yang paling dungu.